Latest Post


LINTASCOPAS.COM, Surakarta -- Babinsa Kelurahan Jebres Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta, Sertu Suwardi melaksanakan Komsos dengan pegawai Kelurahan Jebres serta update data geo, demo dan konsos yang terbaru di kelurahan Jebres, Kec Jebres Kota Surakarta. Kamis, 22/8/2019.

Guna mendukung tugas tugas kewilayahan seorang Babinsa harus banyak tahu dan menguasai kondisi wilayah yang menjadi tanggung jawabnya, untuk itu seorang Babinsa dalam upaya mendukung tugas yang diberikan oleh komando atas harus selalu melaksanakan komunikasi dengan aparat Kelurahan sebagai partner kerja sehari hari.

Tujuan kegiatan ini adalah mencari Data Geografi, Demografi dan Konsos yang terbaru sebagai bahan atau data Babinsa untuk di laporkan ke satuan atas atau sebagai dosir pribadi untuk di Koramil apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.

Selain itu juga maksud dan tujuan melaksanakan Komsos adalah menjalin kerjasama dan silahturohmi antara Kelurahan dengan pihak Koramil 04/Jebres

Lurah Jebres Training Hartanto HW. SE. Msi berterima kasih atas kegiatan Komsos yang terus dilakukan oleh Babinsa Koramil 04/jebres dan akan selalu memberikan informasi update data Geografi, Demografi dan Konsos serta data yang dibutuhkan.

(Agus Kemplu)


LINTASCOPAS.COM, Barabai Kalsel -- Batibung Koramil 1002-02/Ilung Pelda Riyanto bersama Muspida Hulu Sungai Tengah melaksanakan kegiatan Suling (Subuh Keliling) di Masjid At Taubah Desa Haur Gading kecamatan Batang Alai Utara Kab. HST, pada Jum'at (23/8) subuh.

Kegiatan yang rutin setiap hari jumat subuh ini merupakan salah satu program pemerintah kabupaten hulu sungai tengah dalam menyampaikan visi dan misi sekaligus untuk menyerap aspirasi warga bumi Murakata,"ujar Kepala Dinas Pertanian Ir Zainuddin mewakili Bupati HST.

Lebih lanjut masih menurut Zainuddin dalam bidang pendidikan Pemda HST akan membiayai pendidikann bagi mahasiswa di jurusan kedokteran dengan tujuan apabila sudah lulus bisa menjadi dokter di wilayah HST,  Pemda HST juga akan membantu membiayai bagi pasien yang tidak mampu melalui BPJS gratis, pendidikan kedokterran , dan bagi  yang lulus SLTA apabila tidak bekerja diarahkan untuk terjun dibidang pertanian,"ungkapnya.

Kegiatan Subuh keliling juga diisi dengan ceramah agama yang disampaikan oleh H. M. Nawawi ketua NU Kabupaten Hulu Sungai Tengah dengan mengambil tema Sedekah akan membawa keberkahan dalam hidup di dunia dan akhirat.

Turut hadir dalam acara tersebut antara lain, Bupati HST  yang diwakili oleh kepala dinas pertanian Ir Zainudin, Camat batara yang diwakili oleh Kaur kesra kec batara Bapak Khairul, Batibung Koramil 1002- 02/Ilung Pelda Riyanto .Dari MUi Kab HST H Nasir, Ketua NU Kab HST H M Nawawi, Pembekal desa haur gading yang diwakili oleh sekdes serta jamaah masjid At Taubah.(pendim1002).


LINTASCOPAS.COM, PAREPARE -- Kasus penyalahgunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMAN 1 Parepare terendus, Polisi berjanji akan menyelidikinya.

Kapolres Parepare, AKBP Pria Budi mengatakan, sudah ada tim yang dibentuk, "Dana BOS sekolah itu sementara kita selidiki," akunya, Kamis (22/08/2019).

Dana BOS pada salah satu sekolah ternama di Parepare ini memang cukup fantastis. Dalam setahun ini saja pihak mengantongi dana sebesar Rp 1,4 miliar.

Sementara kondisi bangunan sekolah sangat memprihatinkan. Ada banyak fasilitas sekolah rusak parah, tak hanya bangku yang sudah reyot, tetapi plafonnya sudah bocor dan terancam roboh, mengancam keselamatan siswa.

Ketua Osis SMAN 1 Parepare, Meilani bersama siswa lainnya sebenarnya sudah mempertanyakan hal ini. Menurut pihak sekolah, agar ada transparasi kemana aliran dana BOS.

"Ada banyak kegiatan sekolah kami harus biayai sendiri. Ini belum kondisi sekolah kami yang sangat memprihatinkan," keluhnya.

Bendahara SMAN 1 Parepare, Syamsuddin menapik keras apabila kegiatan ekstrakurikuler siswanya dibenahi. Katanya, baru-baru ini kembali ada kegiatan seperti O2SN itu dibiayai sekolah.

"Kan memang tak semua kegiatan sekolah itu harus ditangani sekolah, kalau event nasional itu sudah pasti dibereskanlah," ujarnya.

Terkait total anggaran dana BOS sebesar Rp 1,4 miliar, Syamsuddin mengakui, yang cair itu baru sekitar Rp 600 juta dan selebihnya sudah dipakai untuk keperluan sekolah.

"Tersisa sekitar Rp 300 juta yang ada saat ini, itu belum termasuk membayar gaji tiga guru honorer sekolah," dalihnya.

(Jml)

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.