Latest Post


LINTASCOPAS.COM, Solo --Jelang Hari Sumpah Pemuda Ke-91 Tahun 2019 yang akan diselenggarakan pada 28 Oktober mendatang, sejumlah civitas akademika dan ilmuwan muda dunia berkumpul di Kota Solo. Konvensi Pemuda Hebat Indonesia itu digelar selama dua hari di kota Budaya Surakarta.

Uniknya, nama Muhammad Ja’far Hasibuan, pemuda asal Sumatera Utara yang berhasil menginovasi bahan olahan terasi menjadi obat kulit luar dan dalam bagi manusia dan hewan, kembali disebut-sebut diperbincangkan  dalam forum tersebut menjadi Pemuda Hebat Indonesia di akui Dunia . Bahkan, pengusaha farmasi asal Brunai Darussalam ikut merespon.

Setelah Ja’far  satu-satunya orang Asia yang mendapat Pengahargaan No.1 di level Dunia, yakni Medali Emas dari CSITF (China Shanghai International Exhibition Of Inventions) dan WIIPA Special Award World Invention Intelektual Property Association di CSITF.

Dan putera kelahiran Sumatera utara ini pun viral di dunia international  juga menjadi orang pertama di Asia pada
Pameran Teknologi Internasional China (Shanghai) dan (selanjutnya disebut CSITF), yang disetujui oleh dewan Negara, diselenggarakan bersama oleh Kementerian Perdagangan, Kementerian Sains dan Teknologi, Kantor Kekayaan Intelektual Negara dan Pemerintah Kota Shanghai.

Lembaga PBB yang mendukung yakni UNIDO, UNDP dan WIPO, dan diselenggarakan oleh Kamar Dagang Cina untuk Impor dan Ekspor Mesin dan Produk Elektronik, Pusat Pertukaran Teknologi Internasional Shanghai dan Donghao Lansheng (Group) Co, Ltd, adalah profesional tingkat nasional khusus untuk perdagangan teknologi internasional.
Sekedar informasi, acara kegiatan CSITF ke-7 telah berlangsung pada 16-02 Juli 2019 di Shanghai World Expo Exhibition & Conventi on Center beberapa waktu yang lalu.

Filosofi inti CSITF adalah “Teknologi Lebih Baik, Kehidupan Lebih Baik”, dengan tema “Pengembangan Berbasis Inovasi, Perlindungan Kekayaan Intelektual, Promosi Perdagangan Teknologi”.
SCITF bertujuan untuk secara aktif membangun tampilan otoritatif, pertukaran, dan platform layanan yang mempromosikan pengembangan perdagangan teknologi dan pelaksanaan strategi peningkatan inovasi dengan mengintegrasikan daya ilmiah dan teknologi serta prestasi inovasi di dalam dan luar negeri.
Organization Structure. Tuan rumah Kementerian Perdagangan, Kementerian Sains dan Teknologi, Kantor Kekayaan Intelektual Negara kota Shanghai,
Penyelenggara Pusat Pertukaran Teknologi Internasional Shanghai,
Kamar Dagang Mesin dan Produk Elektronik China Donghao Lansheng (Group) Co, Ltd, Pendukung Program Pembangunan PBB, Organisasi Pengembangan Industri*.

_*Lantas Perserikatan Bangsa- Bangsa (PBB), Organisasi Kekayaan Intelektual Dunia mengapresiasi temuan Muhammad Ja’far Hasibuan Diakui Dunia Sebagai Pemuda Hebat dari Indonesia, pemuda asal Sumatera Utara yang berhasil menginovasi bahan olahan udang halus kecil segar tumbuh berkembang biak dibawah pohon bakau dahulunya bahan terasi kini menjadi obat kulit luar dan dalam bagi manusia dan hewan, kini pengusaha farmasi asal Brunai Darussalam ikut merespon*_.

*"Itu temuan yang cerdik dan pintar sudah berabad abad lamanya Nusantara Mengkonsumsi Terasi kok sekarang baru temukan ajaib ini penemuan spektakuler. Saat yang lain hanya bicara terasi sebagai bagian dari bumbu masak, beliau mampu membuat terobosan menjadi sebuah obat kulit. Ya, patutlah kita beri apresiasi," kata Datuk Mohamed Yosuf Al Haj, pengusaha Brunai yang malam ini tengah mengikuti acara Konvensi di kota Solo, jawa tengah ungkapnya pada wartawan pada Minggu (13/10)*.

*Menurut Datuk, sudah sepantasnya jika pemerintah Indonesia memberi perhatian khusus atas temuan ini. Karena, saat dunia pasar bebas sudah diberlakukan seperti saat ini, kekayaan intelektual yang sekiranya memberi manfaat ekonomi kedepannya harus ditampung dan dikembangkan*.

*"Itu hal kecil tapi bisa berdampak luar biasa. Bila dikembangkan, sangat mungkin memberi wadah bagi tenaga kerja yang cukup besar. Selain tentunya, mempunyai nilai ekonomis makro," ungkap Datuk*,

*Datuk menilai, jika sekelas China Shanghai International Exhibition of Inventions (CSITF) dan WIIPA Special Award World Invention Intelektual Property Association saja sudah mengakui temuan dan keilmuan Ja'far, maka sepatutnya ada pihak yang memfasilitasi dari temuan tersebut*.

*_Memang diakui oleh Ja'far, pihaknya pernah diundang oleh Menteri Koperasi Dan UKM RI Drs.Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga terkait prestasi yang telah mengalahkan 193 negara di dunia dibawah PBB dalam event CSITF di China beberapa bulan lalu_*

_*"Tapi sejauh ini belum ada pembicaraan detail tentang produksi obat secara masal dengan beliau. Ya, masih terbatas memberi ucapan selamat saja belum ada yang memberikan apresiasi hadiah Juara Dunia dari Pemerintah Indonesia,"dan begitu juga pernah di undang Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi sudah terlanjur berjanji kepada ja'far untuk memfasilitasi semua izin dan pabriknya hanya tinggal janji menjadi kenangan terindah belum di tunaikan sampai saat ini  terang Ja'far, hari ini*_

*Justru, kata Ja'far, sejak ia tampil di acara hitam putih di Trans7 mulai banyak yang mengontak lewat IG,TWITTER,FB dan Whatshap sampai tidak terlayani lagi*.

*"Sudah banyak yang kontak, bahkan ada ribuan yang hendak minta dan membeli obat ini kebanyakan dari Luar Negri. Sayangnya, saya masih mengerjakannya secara konvesional, sehingga belum dapat memproduksi secara masal karna tidak ada apresiasi pemerintah indonesia terkait prestasi ini," terang Ja'far*.

*Diakui oleh Ja'far, sudah ada beberapa pihak koorporasi yang sudah menghubungi, namun sejauh ini belum ada yang cocok*.

*"Alasannya, karena saya ingin, jika Allah berkehendak untuk dibuatkan pabrik, biarlah diisi oleh putra putri negeri ini saja, tak perlu harus tenaga kerja asing. Itu niat dan harapan saya," pungkas Ja'far, yang kini tengah sibuk Duta Santripreneur Indonesia mempersiapkan agenda Santri Enterpreneurship di Sumatera Utara*.

*Ingin tahu lebih jauh tentang Muhammad Ja’far Hasibuan Pemuda Hebat Indonesia di juluki Tokoh Dunia Anak Indonesia Di Akui Dunia itu sang  penemu obat kulit bagi manusia dan hewan luar dan dalam  yang dinamakan Biofar Shrimp Skin Care artinya Bio Adalah Alami, Far adalah penggalan nama Penemu Ja'far Shrimp adalah Udang Halus Kecil Segar Berkembang Biak Di Bawah Bakau dan Skincare adalah mengindikasi penyakit kulit bagi.manusia dan hewan luar dan dalam yang di produksi Oleh CV.Biofar Shrimp Skincare, yang bisa digunakan untuk hewan dan manusia., berikut ini tayangan Vidionya di Trans7 TV yang lagi Viral*.

(Rosha)


LINTASCOPAS.COM, Barabai Kalsel -- Tim Wasrik Itdam VI/Mulawarman dipimpin oleh Kolonel Kav Enda Mora Harahap, S. Sos dengan anggota Letkol Cpl Zulkifli, Letkol Inf Surojo, SH, Letkol Czi Gathut Aryo Saputro  dan Serda Bagus Risza Zakaria melaksanakan di Makodim 1002/Barabai Jalan Telaga Padawangan Kelurahan Barabai Timur Kecamatan Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah, pada Senin (14/10).

Dalam sambutannya Dandim 1002/Barabai Letkol Inf Nur Rohman Zein, S.E.,M.M menyampaikan kepada Tim Wasrik dan rombongan mengucapkan selamat datang di Makodim 1002/Barabai, selanjutnya mohon petunjuk dan arahan guna kemajuan  dalam memelihara kinerja Kodim 1002/Barabai ke depan lebih baik.

Sedangkan Ketua Tim Wasrik Kolonel Kav Enda Mora Harahap, S. Sos menyampaikan ucapan terima ksih kepada Dandim 1002/Barabai atas sambutnnya yang hangat, kegiatan wasrik Itdam VI/Mulawarman ini untuk melaksanakan pengawasan dan pemeriksaan pelaksanaan program kerja Kodim 1002/Barabai Triwulan II dan Triwulan III tahun anggaran 2019.

Tim kami akan melaksanakan pemeriksaan dan kalau ada temuan segera untuk diperbaiki, karena kalau sudah pada tahap pemeriksaan post audit tidak ada lagi perbaikan dan langsung eksekusi, ini bertujuan untuk meminimalisir temuan atau AHP (Atensi Hasil Pemeriksa) yang akan kami laporkan ke pimpinan,”pungkasnya.(pendim1002).


LINTASCOPAS.COM, Tapin -- Kegiatan TNI Manunggal Membagun Desa (TMMD) ke 106 tahun 2019 Kodim 1010/Rantau dilaksanakan untuk membantu warga dengan membangun desanya dibidang infrastruktur demi mewujudkan kemanunggalan TNI dan rakyat, Senin (14/10/2109).

Pelaksanaan TMMD di Desa Suato Lama Kecamatan Salam Babaris, personil TNI-POLRI semakin terjalin keakrabannya dengan warga. Hal itu terlihat ketika personil Satgas TMMD dan warga di saat istirahat sejenak. Mereka terlihat akrab, duduk santai sambil bersenda gurau.

Serda Ketut salah satu Anggota Satgas TMMD ke 106 mengatakan, ini salah satu cara untuk menjalin rasa kekeluargaan, walau hanya sekedar minum air putih dan makanan yang telah disediakan diwarung milik warga Desa Suato Lama. "Dari hal kecil seperti ini, Kami yakin akan terjalin ikatan emosional TNI-POLRI dan warga,"katanya

"TMMD merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap Rakyat, Sebab TNI berasal dari rakyat dan nantinya akan kembali menjadi rakyat pada umumnya setelah pensiun dari TNI,"ungkapnya. (A.Udin)

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.