Latest Post


LINTASCOPAS.COM, BARABAI - Warga masyatakat Sungai Jaranih kecamatan Labuan Amas Selatan dan Haruyan Seberang kecamatan Haruyan Kabupaten Hulu Sungai Tengah bergotong royong bersama TNI dalam pembuatan gorong-gorong, Rabu (01/4).

Pembuatan gorong-gorong di Titik 0/STA-0 ini merupakan sasaran tambahan dalam program TMMD ke-107 tahun 2020 Kodim 1002/Barabai, terang Dansatgas sekaligus Dandim 1002/Barabai Letkol Inf Muh.Ishak H.Baharuddin, S.I.P.,M.I.Pol saat meninjau langsung pembuatan gorong-gorong.

Lebih lanjut Letkol Inf Muh. Ishak H.Baharuddin, S.I.P., M.I.Pol dirinya menyampaikan acungan jempol/salut kepada warga yang sangat antusias atas partisipasinya dalam pembuatan gorong-gorong,tambahnya.

Menurut Dansatgas TMMD ke-107  bahwa gorong-gorong sepanjang  8,5 meter dan lebar 0,8 meter ini sangat penting sekali dibangun, mengingat posisinya pas di persimpangan jalan, sehingga apabila hujan turun air akan tergenang. untuk itu kami berinisiatif untuk membuat gorong-gorong tersebut agar air dapat mengalir dengan lancar,"pungkasnya.(pendim1002).


LINTASCOPAS.COM, ENREKANG -- Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Enrekang menggikuti rapat koordinasi penanganan covid-19 bersama para Kadis PMD se-Sulsel, Rabu 1 April.

Rapat dipimpin langsung oleh Kadis DPMD Sulsel Ashari F Radjamilo. Dari Enrekang, hadir Kadis DPMD Zubaedah Bando beserta jajaran, serta unsur tenaga ahli dan pendamping PMD.

"Kami melaporkan progres pembentukan Relawan Desa Tanggap Covid-19, upaya-upaya pencegahan seperti sosialisasi, penyemprotan disinfektan, serta pendataan warga yang baru datang, dan fasilitasi perubahan APBDesa untuk menganggarkan pencegahan covid," urai Kadis DPMD Enrekang.

Sementara itu dalam arahannya pada awal vicon, Ashari F Radjamilo ingin memastikan agar Surat Edaran Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi No. 8/2020 tentang Desa Tanggap Covid-19 dan Penegasan Padat Karya Tunai Desa, dilaksanakan oleh DPMD se-Sulsel.

"Kadis DPMD dan jajaran harus mengawal langkah-langkah tindak lanjut edaran ini di tingkat desa," tegas Ashari.

Dia meminta Relawan Desa yang terbentuk agar memassifkan sosialisasi di desa-desa, agar warga menerapkan social/physical distancing, lebih sering cuci tangan, serta meningkatkan kesadaran warga agar beribadah dirumah saja untuk sementara ini.

Sebelumnya, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar mengatakan pembentukan desa tanggap Covid-19 tersebut sebagai upaya untuk pencegahan dan penanganan terhadap virus corona yang wabahnya perlahan-lahan mulai merambah hingga ke desa.

"Dalam Desa Tanggap Covid-19 ini yang pertama membentuk relawan desa untuk covid-19. Kedua, melakukan pencegahan setelah mengenali gejalanya. Ketiga, menangani ketika ditemukan kasus dan yang ke keempat mengantisipasi secara terus menerus dengan berkoordinasi dengan pemkab" ujarnya dalam keterangan resmi Kemendes.

Surat Edaran No. 8/2020 tentang Desa Tanggap Covid-19 dan Penegasan Padat Karya Tunai Desa ini jadi acuan dalam pelaksanaan Desa Tanggap Covid-19 dan pelaksanaan Padat Karya Tunai Desa (PKTD) dengan menggunakan dana desa.

Terkait hal itu DPMD Sulsel membeberkan pencairan dana desa tahap pertama baru mencapai Rp280 miliar. Hanya 10.68 persen dari total Rp2 triliun lebih ADD yang ada. Baru 520 desa  yang sudah mencairkan, artinya masih ada 2035 desa yang belum mencairkan ADD tahap pertama.

Ashari F Radjamilo juga meminta DPMD agar memfasilitasi Pemdes untuk menyiapkan data valid sebagi persiapan penyaluran anggaran jaring pengaman sosial dari pusat.

(A.Udin)


LINTASCOPAS.COM, BARABAI - Pelaksanaan perbaikan mutu dan pengerasan jalan dalam sasaran TMMD  ke-107 tahun 2020 Kodim 1002/Barabai masih terus berlangsung.

Kali ini material batu didatangkan untuk menggenjok pembuatan siring jalan di titik 1702.Rabu (01/4).

Materiial batu dibawa menggunakan Pick Up karena kalau menggunakan truck tidak memungkinkan,"terang Pasiter Kodim 1002/Barabai Kapten Inf Moh.Alip Suroso.

Adanya tumpukan material sertu di sasaran  yang belum dihampar sehingga pick up sebagai alternatif guna menggunakan pengangkutan.

Untuk pengerjaan pondasi atau siring jalan sampai saat ini sudah mencapai 70 person, dengan sisa waktu yang ada kami optimis sasaran jalan rampung seratus persen,"tegasnya.(pendim1002).

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.